Langsung ke konten utama

Di Noriba Land Marketing Bisa Naik Kelas Jadi Investor

Di Noriba Land Marketing Bisa Naik Kelas Jadi Investor

KERJA ENGGA PERLU LAMA, CUKUP UNTUK MENYIAPKAN PASSIVE INCOME
#CeritaNoribaLand



Passive income dibutuhkan supaya usia produktif kita lebih banyak digunakan untuk menyiapkan bekal akhirat, seperti mengurusi masjid, anak yatim, pesantren, dan usaha sosial keumatan lainnya.

Hanya saja sistem gaji/komisi yang berlaku kebanyakan mengkondisikan pekerja sulit punya passive income. Orang dipaksa terus bekerja dengan hasil yang tidak mencukupi, kecuali bersedia hidup terasing dari skema-skema pembiayaan (hutang).

Di Noriba Land, saya membuat skema gaji bulanan, komisi penjualan, dan passive income. Pekerja mendapatkan passive income dari hasil panen kebun produktif. Itu membuat pekerja semangat menjual kavling kebun produktif lebih cepat dan lebih banyak.

Ada yang bertanya,

“Pak Sutrisno dalam pengelolaan agro ini bekerjasama dg ahli pertanian siapa? Karena berhubungan dg reputasi pengelola yg meyakinkan tingkat keberhasilan di masa yg akan datang.”

Saya jawab begini:

“Pengelolaan agro, mulai dari analisa lahan, penyediaan bibit, penanaman, pemeliharaan, sampai dengan penjualan hasil panen dilakukan oleh Team *Kebun Buah Nusantara*

Tgl 26 November mereka sudah survei lokasi. Saat ini mereka sedang siapkan proposal dan RAB nya.

Teknologi pertanian yang akan digunakan di lahan Noriba Land adalah teknologi *Smart Farming*

Smart Farming 4.0 merupakan metode pertanian cerdas berbasis teknologi. Teknologi yang digunakan dalam Smart Farming 4.0 di antaranya Agri Drone Sprayer (Drone penyemprot pestisida dan pupuk cair), Drone Surveillance (Drone untuk pemetaan lahan) serta Soil and Weather Sensor (Sensor tanah dan cuaca).

Penerapan metode Smart Farming 4.0 bukan sekadar tentang penerapan teknologi. Namun, kunci utama Smart Farming 4.0 adalah tentang data yang terukur. Apa saja yang dibutuhkan tanaman untuk mencapai hasil produksi yang optimal? Apa yang harus dilakukan petani? Semua pertanyaan ini bisa dijawab dengan penerapan metode Smart Farming 4.0.”

Bagi para customer Noriba Land, skema yang saya buat itu adalah skema keberkahan yang mengandung tiga benefit.

(1) Benefit fisik, uangnya ditukar menjadi kavling kebun produktif dengan sertifikat hak milik. Kemudian kavling kebun dikelola untuk menghasilkan passive income.

(2) Benefit spiritual, ada sedekah jariyah disitu, karena kebunnya menghasilkan beasiswa santri penghapal Alquran. Ada partisipasi dalam upaya mengubah mustahik menjadi muzakki, dari pekerja menjadi investor.

(3) Benefit emosionalnya, nama customer tertulis pada prasasti sebagai orang tua asuh santri dan sebagai pendiri Noriba Land.

Saya, Sutrisno Nurhumaedi, hanyalah penggagas Noriba Land yang mengajak Anda berpartisipasi, jika tidak menjadi customer, marilah menjadi pekerja atau marketing.



Jadwal survey lokasi Noriba Land bisa ditanyakan ke marketing kami di Whatsapp 0812-8333-442

Di Noriba Land Marketing Bisa Naik Kelas Jadi Investor

Komentar